Padi adalah tanaman yang paling penting di negeri ita
Indonesia ini. Karena makanan pokok di Indonesia adalah nasi dari beras yang
tentunya dihasilkan oleh tanaman padi. Selain di Indonesia padi juga menjadi
makanan pokok di benua asia lainnya seperti China, India, Thailand, Vietnam dan
lain-lain. Padi merupakan tanaman berupa rumput berumpun. Cara penanaman padi,
penanaman padi di sawah biasanya di dahului oleh pengolahan secara sempurna.
Mula-mula sawah
di bajak atau di cangkul. Setelah itu tanah di diamkan selam 2-3 hari.Setelah
itu bibit ditanam. Tanamanpadi ini merupakan tanaman yang membutuhkan air yang
cukup banyak untuk hidupnya. Memang tanaman ini tergolong tanaman yang cocok
ditanam dilokasi tergenang.
Cara penyemaian benih padi, pertama kita
rendam benihnya selama 1sampai 2 hari, kedua kita buatkan tempat penyemaiannya,
dan setelah bibit sudah disemai siram 2 kali sehari, dan tunggu sampai benihnya
tumbuh sekitar 3 cm baru bisa ditanam d sawah.
A.
JENIS
TANAMAN
Klasifikasi botani tanaman padi adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Monotyledonae
Keluarga : Gramineae (Poaceae)
Genus : Oryza
Spesies : Oryza spp.
Klasifikasi botani tanaman padi adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Monotyledonae
Keluarga : Gramineae (Poaceae)
Genus : Oryza
Spesies : Oryza spp.
B.
JENIS-JENIS
PADI
•Padi Gogo
•Padi Gogo
Di beberapa daerah tadah hujan orang mengembangkan padi gogo,
suatu tipe padi lahan kering yang relatif toleran tanpa penggenangan seperti di
sawah. Di Lombok dikembangkan sistem padi gogo rancah, yang memberikan
penggenangan dalam selang waktu tertentu sehingga hasil padi meningkat.
•Padi rawa
Padi rawa atau padi pasang surut tumbuh liar atau
dibudidayakan di daerah rawa-rawa. Selain di Kalimantan, padi tipe ini
ditemukan di lembah Sungai Gangga. Padi rawa mampu membentuk batang yang
panjang sehingga dapat mengikuti perubahan kedalaman air yang ekstrem musiman.
•Padi Pera
Padi pera adalah padi dengan kadar amilosa pada pati lebih
dari 20% pada berasnya. Butiran nasinya jika ditanak tidak saling melekat.
Lawan dari padi pera adalah padi pulen. Sebagian besar orang Indonesia menyukai
nasi jenis ini dan berbagai jenis beras yang dijual di pasar Indonesia
tergolong padi pulen.
•Padi Ketan
Ketan (sticky rice), baik yang putih maupun merah/hitam,
sudah dikenal sejak dulu. Padi ketan memiliki kadar amilosa di bawah 1% pada
pati berasnya.
•Padi Wangi
Padi wangi atau harum (aromatic rice) dikembangkan orang di
beberapa tempat di Asia, yang terkenal adalah ras Cianjur Pandanwangi (sekarang
telah menjadi kultivar unggul) dan rajalele. Kedua kultivar ini adalah varietas
javanica yang berumur panjang.
Artikel ini dikutip dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Bercocok_tanam_padi


